Divaksinasi, Bamsoet Cerita Surati Menkes untuk Dilakukan di Rumah

  • Whatsapp
Bamsoet divaksinasi. (f: kgc)

JAKARTA-Ketua MPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) sudah disuntik vaksin corona Sinovac sehari setelah Presiden Jokowi, pada Kamis (14/1) lalu. Padahal, politikus Golkar itu bukan prioritas penerima vaksin. Bagaimana ceritanya?

Kepada kumparan, sebagaimana dilansir kabargolkar.com, Bamsoet mengatakan vaksin itu dia dapat setelah bersurat kepada Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. Lalu dikirimlah satu vaksin dalam boks. “Saya tulis surat resmi ke Menkes atas nama Ketua MPR dan minta dokter pimpinan MPR follow up itu,” ucap Bamsoet, Selasa (19/1).

Surat itu direspons Menkes dengan memberikan satu vaksin di dalam boks sesuai standar pengiriman vaksin. Bamsoet menyebut tujuan divaksin lebih dulu untuk tunjukkan kepada publik bahwa vaksin ini aman.

“Vaksin itu dikirim di dalam boks sesuai prosedur. Jadi aman. Kalau enggak aman, masa saya mau celakai diri sendiri? He..he..” imbuhnya.

Ketua DPR RI ke-20 itu lalu divaksin di rumah dinas karena merasa lebih aman dan menghindari interaksi banyak orang di Kompleks Parlemen, Senayan. “Dokter kami (dokter pimpinan MPR) yang melakukan (penyuntikan) di bawah pengawasan Kemenkes,” tutur Bamsoet.

Soal prioritas vaksin, Bamsoet meyakini pejabat publik seperti dia justru akan mendorong masyarakat mau divaksin dan menepis anggapan negatif soal vaksinasi corona.

“Makanya ini bukan soal prioritas dan tidak, tiap orang cuma satu vaksin. Kalau untuk kepentingan pribadi bisa saja saya diam-diam. Tapi saya pamerkan dan perlihatkan bagaimana disuntik vaksin dan beri testimoni enggak sakit hanya pegal-pegal sedikit,” bebernya.

Sesuai prosedur, Bamsoet akan sekali lagi disuntik pada 28 Januari. Seperti halnya Presiden Jokowi disuntik lagi pada 27 Januari. “Sekali lagi tanggal 28 di rumah dinas,” tutupnya.***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *