Ida Minta Para Pejabat Pemko Pekanbaru Pakai Cara Beretika Memberi Teguran

  • Whatsapp
Anggota Komisi I DPRD Kota Pekanbaru, Ida Yulita Susanti. (f: internet) .

PEKANBARU-Tenaga Harian Lepas (THL) bagian penyapu jalan yang kontraknya diputus via Whatsapp oleh Kadis DLHK Kota Pekanbaru, Agus Pramono mengadu ke DPRD Kota Pekabaru soal mandor yang kasar dan kerap membentak-bentak THL ketika bekerja.

Menanggapi aduan tersebut, Anggota Komisi I DPRD Kota Pekanbaru, Ida Yulita Susanti mengatakan hal tersebut pelanggaran etika. Ida bahkan mengatakan, mandor/korlap tidak akan beretika apabila kepala dinasnya juga tidak beretika.

Bacaan Lainnya

“Masa dibuat seperti itu. Diancam, dibentak. Memangnya ini negara nenek moyang lu?,” ujarnya kepada wartawan, Rabu (13/1/2021)

“Dia sebagai korlap, sebagai mandor makan dari gaji pemerintah. Sama dong dengan THL, terus kenapa harus membentak-bentak,” tambah politisi Golkar ini.

Selain itu, Ida menegaskan agar para pejabat dan siapa pun di bawah naungan Pemko Pekanbaru menggunakan cara-cara yang baik dan beretika dalam memberikan teguran ataupun perintah.

“Kasih tahu dengan cara yang baik kepada mereka. Kita semua sama-sama kerja untuk biaya hidup. Untuk makan,” ungkapnya, sebagaimana dilansir riaumandiri.co.

Ke depan, Ida mengaku pihaknya akan menyelidiki apakah mandor/korlap ini Aparatur Sipil Negara (ASN) atau bukan. Seandainya mandor/korlap tersebut merupakan ASN, maka Ida akan meminta inspektorat menindaklanjutinya.

“Tidak akan kita biarkan hal seperti itu terjadi,” tutupnya. (red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *