Parisman: Persoalan Sampah di Pekanbaru Sudah Klimaks

Parisan Ikhwan. (f: gpc)

PEKANBARU-Parisman Ikhwan, anggota DPRD Riau dari Dapil Kota Pekanbaru, menilai persoalan sampah di ibukota Provinsi Riau itu sudah klimaks, di mana hampir di semua kawasan terjadi penumpukan sampah akibat tidak adanya mobil yang mengangkut.

Permasalahan sampah, menurut pria yang akrab dipanggil Iwan Fatah ini, tentu menjadi catatan buruk bagi Kota Pekanbaru. Harusnya, menurut Iwan, sebagai ibukota, Pekanbaru harus memberikan contoh yang baik untuk kabupaten/kota lainnya. ”Apalagi, Pemko Pekanbaru pernah menjadi kota terbersih dan mendapatkan piagam Adipura,” katanya.

Berdasarkan informasi yang dia terima, permasalahan terjadi akibat kelalaian dari Dinas terkait dalam menunjuk kontraktor yang melakukan distribusi sampah dari masyarakat ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Hal itu, katanya, merupakan kewenangan dari Pemko Pekanbaru sehingga dia tidak bisa melakukan intervensi langsung. Namun, dia sudah menyampaikan hal ini kepada rekan-rekannya di DPRD Kota Pekanbaru. “Masyarakat itu tidak tahu masalah kontrak kerja ini, yang masyarakat tahu itu cuma bagaimana sampah itu bisa dibereskan dari pemukiman mereka,” tegas, dikutip dari golkarpedia.com, melansir dari GoRiau.com.

Makanya, Iwan mendesak Pemko Pekanbaru segera menuntaskan persoalan sampah yang sudah dikeluhkan oleh masyarakat di Pekanbaru. Ia mengaku mendapatkan banyak sekali kiriman foto dari konstituennya terkait masalah sampah ini dan semua masyarakat meminta dia menyuarakan ini.

“Saya banyak dapat kiriman foto dan laporan dari masyarakat, mereka sudah sangat risih dengan masalah sampah. Dan saya juga sudah sangat sering menerima keluhan masyarakat soal sampah ini,” kata politisi Golkar ini, Senin (4/1/2021).

Sayangnya, keluhan-keluhan masyarakat ini tidak bisa dijawab oleh Pemko Pekanbaru melalui aksi nyatanya, sehingga permasalahan ini terus terjadi secara berulang-ulang. (dri)

Pos terkait